TIMESINDONESIA.MY.ID - Pasar smartphone tanah air akan kembali diramaikan dengan kehadiran perangkat baru dari Tecno. Perusahaan telah mengonfirmasi bahwa Tecno Pova 8 Pro akan resmi meluncur di Indonesia pada 5 September 2026 mendatang.

Dikutip dari Uzone.id, langkah ini diambil setelah Tecno sebelumnya sukses merilis varian reguler Pova 8 pada pertengahan Juli lalu. Kini, giliran varian Pro yang dipersiapkan untuk menyapa para penggemar gadget di Indonesia.

Smartphone ini membawa performa yang cukup mumpuni dengan dukungan dual-gaming chipset. Kombinasi antara MediaTek Dimensity 7400 Ultimate dan chip grafis mandiri P1 dihadirkan untuk meningkatkan frame rate saat pengguna bermain game berat.

Selain performa, perangkat ini menonjolkan sektor visual melalui layar Hyperlux AMOLED 144Hz berukuran 6,78 inci. Layar tersebut juga telah dibekali perlindungan Gorilla Glass 7i untuk menjamin ketahanan dari goresan.

Dikutip dari Uzone.id, Tecno juga memastikan ketangguhan bodi perangkat ini dengan menyematkan sertifikasi IP66 hingga IP69K. Hal ini memberikan perlindungan maksimal terhadap paparan air dan debu dalam berbagai kondisi.

Salah satu daya tarik utama dari peluncuran ini adalah kehadiran varian eksklusif. Tecno dipastikan akan membawa Tecno Pova 8 Pro Tonino Lamborghini Limited Edition ke pasar Indonesia.

Sebelum peluncuran resmi, pihak perusahaan telah menjadwalkan agenda pameran produk. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 4 September di Erafone Central Park Mall untuk memperkenalkan varian reguler dan edisi terbatas Lamborghini.

"Tecno tak banyak mengungkap spesifikasi yang akan diusung Pova 8 Pro. Lewat Instagram resminya @tecnoindonesia, perusahaan hanya mengungkap kalau Pova 8 Pro bawa layar 144Hz Hyperlux AMOLED dan bodi dengan sertifikasi IP66/IP68/IP69/IP69K," ujar Muhammad Faisal Hadi Putra.

"Tecno juga memastikan Pova 8 Pro ditenagai dual-gaming chipset, mengombinasikan Dimensity 7400 dari MediaTek dengan P1 Graphic Chip untuk meningkatkan frame rate saat bermain game," kata Muhammad Faisal Hadi Putra.