TIMESINDONESIA.MY.ID - PT KAI Daop 4 Semarang resmi mengambil langkah proaktif dengan mengoperasikan rangkaian kereta api tambahan untuk rute Semarang menuju Jakarta. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Langkah operasional tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke ibu kota. PT KAI berkomitmen menjaga kelancaran mobilitas warga di tengah situasi yang memerlukan kesiapsiagaan tersebut.
"Pengoperasian KA tambahan itu sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Warga Bogor Diimbau Gunakan Masker Akibat Sebaran Abu Vulkanik
Rangkaian kereta tambahan yang disiapkan terdiri dari lima gerbong eksekutif dan empat gerbong ekonomi. Selain itu, pihak KAI juga menyediakan kereta makan untuk mendukung kenyamanan penumpang selama perjalanan dengan total kapasitas mencapai 570 tempat duduk.
"Jadwal keberangkatan KA dari Stasiun Semarang Tawang pukul 20.15 WIB," kata Luqman Arif, Minggu (6/9/2026).
Selain meluncurkan kereta api tambahan, PT KAI Daop 4 Semarang juga melakukan penyesuaian pada layanan reguler yang sudah ada. Pihak manajemen memutuskan untuk menambah rangkaian gerbong pada KA Gumarang yang memiliki tujuan akhir Jakarta.
Langkah Preventif Dinas Damkar Bogor Bersihkan Debu Vulkanik Anak Krakatau di 11 Ruas Jalan
Dikutip dari Kompas.com dan Antara, langkah ini merupakan bentuk mitigasi agar tidak terjadi penumpukan penumpang. PT KAI terus memantau perkembangan situasi terkait erupsi Gunung Anak Krakatau demi memastikan keamanan seluruh perjalanan kereta api.
Pihak operator kereta api berharap dengan adanya penambahan kapasitas ini, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan transportasi. PT KAI akan terus melakukan evaluasi layanan sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.