TIMESINDONESIA.MY.ID - Jembatan gantung yang berlokasi di Pekon Bumi Arum, Kabupaten Pringsewu, kini telah selesai menjalani proses perbaikan. Infrastruktur yang sudah berusia 46 tahun tersebut sebelumnya mengalami kerusakan di beberapa bagian yang cukup membahayakan pengguna jalan.
Dikutip dari Kompas.com, perbaikan jembatan ini menjadi kabar baik bagi warga setempat. Kini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jalur alternatif dengan memutar sejauh 16 kilometer untuk beraktivitas.
Proses renovasi jembatan tersebut dilakukan secara gotong royong antara pihak kepolisian dan masyarakat setempat. Kegiatan perbaikan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Selasa hingga Rabu, 25-26 Agustus 2026.
Kapolres Pringsewu, AKBP Dadi Perdana Putra, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik jembatan sudah dinyatakan tuntas. Pihaknya memastikan bahwa kondisi jembatan saat ini sudah kembali kokoh dan aman untuk dilalui oleh masyarakat.
"Sudah selesai perbaikan. Sebelumnya memang terdapat kerusakan di sejumlah bagian, namun kini jembatan tersebut sudah kembali kokoh dan aman digunakan oleh masyarakat," ujar AKBP Dadi Perdana Putra.
Terkait teknis pelaksanaan, AKBP Dadi Perdana Putra menjelaskan bahwa fokus renovasi ditujukan pada bagian-bagian jembatan yang paling terdampak kerusakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan struktur penyeberangan tersebut kembali layak fungsi.
"Beberapa bagian jembatan menjadi fokus utama dalam kegiatan renovasi kali ini," jelas AKBP Dadi Perdana Putra.
Warga setempat menyambut positif selesainya perbaikan jembatan penghubung ini. Mereka mengaku kini merasa jauh lebih nyaman dan tidak lagi merasa takut saat harus menyeberangi jembatan tersebut.