TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah musibah kebakaran melanda rumah milik seorang penjahit yang berlokasi di Dukuh Tangkil Kulon, Desa Tangkil Kulon, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (28/8/2026) pagi.

Dikutip dari Kompas.com, insiden ini diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang berasal dari jaringan mesin jahit milik korban. Api dengan cepat merambat dan menghanguskan bangunan rumah tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang timbul akibat peristiwa kebakaran ini. Kendati demikian, pemilik rumah harus menanggung kerugian materiil yang cukup besar atas musibah tersebut.

Berdasarkan taksiran sementara, nilai kerugian materiil yang dialami oleh korban mencapai sekitar Rp 175 juta. Seluruh harta benda dan peralatan jahit yang berada di dalam rumah dilaporkan habis dilalap si jago merah.

Plt UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pekalongan, Andri Setioko, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kebakaran tersebut pada pukul 10.38 WIB. Tim segera merespons panggilan darurat tersebut.

"Begitu menerima laporan, satu unit truk damkar bersama anggota langsung diberangkatkan menuju lokasi," ujar Andri Setioko.

Upaya pemadaman segera dilakukan oleh petugas sesampainya di lokasi kejadian. Tindakan cepat ini dilakukan guna mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar rumah korban.

Meskipun api berhasil dikendalikan, kondisi bangunan rumah sudah mengalami kerusakan parah akibat kebakaran tersebut. Saat ini, pihak berwenang terus melakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak dari insiden ini.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa. Pengecekan jaringan kabel secara berkala sangat penting untuk memastikan keamanan perangkat elektronik dan mesin usaha.