TIMESINDONESIA.MY.ID - Pemerintah Indonesia secara resmi memastikan akan memberikan dukungan finansial bagi para relawan tenaga medis yang diterjunkan ke wilayah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan ini diambil sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi para tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan.
Dikutip dari Kompas.com, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan keterangan tersebut di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Jumat (28/8/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memetakan kebutuhan serta dukungan bagi personel medis di lokasi bencana.
"Ini kita sudah petakan dan kita akan berikan apresiasi kepada mereka tenaga-tenaga medis ini. Sedang kita bahas ini, kita bahas, mereka akan mendapatkan uang harian dari kita, uang harian untuk yang mereka ikut di dalam sebagai relawan," ujar Dante Saksono Harbuwono.
Dalam keterangannya, Dante merinci bahwa besaran uang harian yang telah ditetapkan untuk masing-masing relawan adalah Rp 350.000 per hari. Angka tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional para petugas selama masa penugasan di daerah bencana.
Terkait terminologi pemberian dana tersebut, pihak Kementerian Kesehatan memberikan penekanan khusus agar tidak disalahartikan sebagai insentif. Pemerintah memandang bahwa jasa yang diberikan oleh tenaga medis di medan bencana jauh melampaui nilai nominal yang diberikan.
"Jadi kalau dibilang insentif kelihatannya tidak sepadan dengan jasa yang mereka keluarkan. Tapi kita berikan biaya transport. Biaya transport ini sekarang kita tetapkan masih di Rp 350.000 per hari buat tenaga kesehatan," kata Dante Saksono Harbuwono.
Upaya Pemulihan Ekosistem Mangrove di Riau Antarkan Mohammad Jumhur Raih Penghargaan Lingkungan
Pemberian dana ini direncanakan untuk mendukung mobilitas serta kebutuhan harian para relawan selama masa tanggap darurat berlangsung. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau situasi di lapangan guna memastikan operasional bantuan medis berjalan dengan optimal.
Diharapkan, dukungan finansial ini mampu menjaga semangat serta kesehatan para relawan medis yang sedang berjuang memberikan pertolongan bagi para penyintas gempa di NTT. Koordinasi antarlembaga terus dilakukan agar penyaluran bantuan ini dapat berjalan tepat sasaran dan transparan.