TIMESINDONESIA.MY.ID - Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia tahun ini semakin terasa dengan digelarnya ajang Merdeka Run 2026. Acara olahraga lari ini berlangsung meriah di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang lari, namun juga menyajikan atraksi udara yang sangat menarik bagi para peserta. Sebanyak 20 penerjun payung profesional diterjunkan langsung untuk menyapa warga di area Monas.
Para penerjun yang terlibat dalam aksi ini merupakan pasukan elite dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Pasukan Siaga (Kopasga). Mereka menunjukkan keahlian tinggi dalam melakukan formasi di udara.
Dikutip dari detikcom, rangkaian atraksi udara ini dimulai tepat pada pukul 07.50 WIB. Sebanyak 10 penerjun dari satuan Kopassus menjadi kelompok pertama yang melompat dari ketinggian.
Para prajurit Kopassus tersebut melakukan berbagai manuver udara yang menantang sebelum akhirnya mendarat dengan sempurna di area Monas. Aksi tersebut memberikan hiburan tersendiri bagi para pelari yang sedang berpartisipasi dalam event tersebut.
Setelah aksi dari Kopassus selesai, rangkaian atraksi dilanjutkan oleh 10 penerjun dari satuan Kopasga. Mereka melakukan proses pendaratan dengan presisi yang sangat akurat di lokasi yang sama.
"Momen ini disambut antusias para pelari yang mengabadikan dengan ponselnya," ujar sumber berita dari detikcom.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat mereka berhenti sejenak dari aktivitas lari untuk menyaksikan keahlian para penerjun. Banyak dari mereka yang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen langka tersebut melalui kamera ponsel masing-masing.
Kehadiran atraksi terjun payung ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam perayaan kemerdekaan tahun ini. Selain meningkatkan semangat nasionalisme, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta Merdeka Run 2026.