TIMESINDONESIA.MY.ID - Warga di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikejutkan oleh getaran kuat akibat gempa bumi dengan magnitudo 5,7. Peristiwa alam ini terjadi pada hari ini dan dirasakan cukup signifikan oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di titik koordinat yang cukup dekat dengan permukiman. Guncangan ini memicu kepanikan warga yang segera berhamburan keluar rumah untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Dikutip dari Detikcom, fenomena geologi ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang ada di sekitar wilayah Flores. Pihak BMKG terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan perkembangan situasi terkini di lapangan.
"Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan segera menjauh dari bangunan yang terlihat retak atau rusak akibat guncangan tersebut," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang parah akibat kejadian tersebut. Tim penanggulangan bencana daerah masih terus melakukan pendataan di lokasi terdampak.
"Kami terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau apakah terdapat dampak kerusakan yang signifikan setelah gempa ini terjadi," kata Kepala BPBD NTT, Ambrosius Kodo.
Pihak berwenang juga meminta masyarakat untuk selalu memantau kanal informasi resmi dari BMKG. Hal ini penting guna menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan lebih luas.
Selain itu, warga yang berada di pesisir pantai diminta untuk tetap tenang meskipun gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Langkah antisipasi tetap harus diutamakan demi keselamatan bersama di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.
Hingga beberapa saat setelah kejadian, beberapa kali getaran susulan dengan skala yang lebih kecil masih sempat terekam oleh alat seismograf. Masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terutama jika berada di dalam bangunan tinggi.