TIMESINDONESIA.MY.ID - Samsung resmi meluncurkan Galaxy S26 FE ke pasar global pada 27 Agustus 2026 sebagai varian paling terjangkau dalam lini Galaxy S26 Series. Perangkat ini hadir dengan membawa berbagai peningkatan spesifikasi dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25 FE.

Dikutip dari Uzone.id, peningkatan paling signifikan terletak pada sektor dapur pacu yang kini mengandalkan prosesor Exynos 2500 berbasis fabrikasi 3nm. Chipset ini menggantikan peran Exynos 2400 4nm yang sebelumnya terpasang pada Galaxy S25 FE.

Dari sisi desain, perangkat ini mengalami perubahan pada modul kamera belakang yang kini menggunakan bingkai vertikal. Tampilan baru tersebut membuat desain punggung ponsel ini terlihat lebih selaras dengan model Galaxy S26 standar.

Secara dimensi, Samsung Galaxy S26 FE hadir dengan ukuran yang sedikit lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Ponsel ini memiliki dimensi 161,6 x 76,9 x 7,4 mm dengan bobot mencapai 193 gram.

"Ubahan paling kentara dan menurut kami paling signifikan adalah prosesor yang sekarang menggunakan Exynos 2500 berbasis 3nm," ujar Muhammad Faisal Hadi Putra.

Dalam hal perangkat lunak, ponsel ini sudah menjalankan sistem operasi One UI 9 berbasis Android 17 sejak keluar dari kotak. Samsung juga memberikan komitmen jangka panjang berupa jaminan pembaruan sistem operasi selama 7 tahun.

"Samsung Galaxy S26 FE menjalankan One UI 9 berbasis Android 17 langsung dari kotak dengan jaminan pembaruan OS selama 7 tahun," kata Muhammad Faisal Hadi Putra.

Meskipun terdapat peningkatan pada sisi performa dan fitur kamera, beberapa aspek seperti layar dan kapasitas baterai tetap dipertahankan. Samsung masih menyematkan layar Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci serta baterai 4.900 mAh dengan pengisian daya 45W.

Harga jual perangkat ini dipatok mulai dari USD699 atau sekitar Rp12,3 jutaan. Konsumen bisa memilih tiga opsi warna yang tersedia, yakni Blueberry, Graphite, dan Pistachio untuk pasar global mulai 4 September 2026.