TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah musibah kebakaran besar baru saja melanda kawasan wisata Desa Adat Sade di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Peristiwa yang sempat menyita perhatian publik ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup signifikan bagi warga setempat.

Dikutip dari AutonetMagz, insiden tersebut menghanguskan sejumlah rumah tradisional yang memiliki ciri khas atap alang-alang. Kondisi cuaca yang kering di wilayah Lombok mempercepat penyebaran api sehingga rumah-rumah warga dengan cepat terbakar.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) NTB bergerak cepat untuk menggalang bantuan. Mereka bekerja sama dengan Yamaha STSJ untuk mengumpulkan donasi guna meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Aksi penggalangan dana ini berhasil mengumpulkan uang tunai sebesar dua belas jutaan Rupiah. Bantuan tersebut diserahkan secara resmi kepada Kepala Dusun Sade pada tanggal 29 Agustus 2026.

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian acara MAXIDAY Mataram 2026 yang berlangsung di hari yang sama. Kegiatan ini menjadi bukti nyata solidaritas komunitas motor dalam merespons bencana kemanusiaan di wilayah sekitar.

"Kami berharap bantuan ini bisa cukup meringankan beban warga agar mereka lekas bangkit dan beraktivitas normal seperti semula," ujar pihak YRFI NTB dan Yamaha STSJ.

Pihak penyelenggara mengungkapkan bahwa semangat persaudaraan atau brotherhood di kalangan bikers patut mendapatkan apresiasi. Langkah taktis ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi komunitas lainnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebelum musibah terjadi, tim AutonetMagz sempat mengunjungi Desa Adat Sade pada Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangkaian Maxi Tour Boemi Nusantara (MTBN) Lombok 360 untuk melihat langsung kekayaan budaya di sana.

"Kami terpukau dengan kultur dan adat yang masih terpelihara kuat, sehingga kami turut berduka dengan kondisi yang kini dihadapi masyarakat adat Sade," ungkap tim AutonetMagz.