TIMESINDONESIA.MY.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam, Aceh, kini tengah mengambil langkah strategis untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat sinkronisasi bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Langkah koordinasi ini dinilai krusial agar dukungan dari pemerintah pusat dapat diselaraskan secara tepat dengan anggaran daerah. Dengan cara tersebut, program pemulihan yang selama ini belum tertangani secara maksimal dapat segera diprioritaskan.

Dikutip dari Kompas.com, sinkronisasi kebijakan ini menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas penanganan dampak bencana. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan solusi praktis bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi warga.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera per Rabu (9/9/2026), terdapat progres yang cukup signifikan. Sebanyak 75 kegiatan telah dipersiapkan oleh 10 kementerian dan lembaga untuk wilayah Subulussalam.

Total dukungan anggaran yang disiapkan untuk mendukung percepatan program tersebut mencapai Rp 97,9 miliar. Dana ini akan dialokasikan untuk berbagai sektor yang terdampak langsung oleh bencana di wilayah tersebut.

Program-program ini mencakup sektor pekerjaan umum, pendidikan dasar dan menengah, hingga sektor perdagangan dan pertanian. Selain itu, aspek lingkungan hidup serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga menjadi fokus utama dalam rencana kerja tersebut.

Sektor lain yang turut mendapatkan perhatian dalam agenda ini meliputi perindustrian, agama, kebudayaan, serta pertanahan dan tata ruang. Seluruh sektor tersebut telah dirancang sedemikian rupa untuk mendukung proses pemulihan wilayah secara komprehensif.

"Sinkronisasi diperlukan agar dukungan pemerintah pusat dan anggaran daerah dapat diarahkan pada pemulihan yang belum tertangani," ujar Satgas PRR Pascabencana Sumatera.

"Sejumlah program menjadi bagian dari penanganan rehab-rekon pascabencana di wilayah Subulussalam," kata Satgas PRR Pascabencana Sumatera.