TIMESINDONESIA.MY.ID - Apple secara resmi memperkenalkan jajaran perangkat wearable terbarunya, yakni Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4, dalam ajang Apple Event 2026. Peluncuran ini berlangsung pada 10 September 2026 dan menjadi pelengkap bagi kehadiran seri iPhone 18 terbaru. Dikutip dari Uzone.id, kehadiran perangkat ini ditujukan untuk memberikan pengalaman baru bagi pengguna melalui integrasi kecerdasan buatan.

"Ditenagai Apple Intelligence, Apple Watch berikan banyak aspek untuk kegiatan sehari-hari pengguna. Ini dia Apple Watch Series 12 dan Watch Ultra 4," ujar CEO Apple, John Ternus.

Apple Watch Series 12 hadir dengan desain yang mempertahankan estetika pendahulunya, namun kini menyertakan material ceramic yang kembali dihadirkan setelah absen sejak 2019. Perangkat ini tersedia dalam ukuran 42 mm dan 46 mm dengan teknologi layar LTPO3 OLED yang memiliki tingkat kecerahan hingga 2.000 nits.

Di sisi lain, Apple Watch Ultra 4 tetap mempertahankan identitasnya sebagai jam tangan tangguh bagi para petualang. Dengan bodi titanium 49 mm dan layar yang mampu mencapai kecerahan 3.000 nits, perangkat ini dirancang untuk bertahan dalam kondisi ekstrem serta aktivitas menyelam hingga kedalaman 40 meter.

Kedua perangkat ini kini ditenagai oleh chip Apple S11 yang menawarkan performa lebih cepat dan efisien dibandingkan generasi sebelumnya. Chip tersebut juga mendukung fitur pemrosesan data yang lebih aman melalui Secure Exclave, terutama untuk mendukung fungsi-fungsi berbasis kecerdasan buatan.

"Tahun ini membawa Fitness ke level berikutnya dengan health sensing system," kata Deidre Caldbeck, Apple Watch and Health Product Marketing.

Terkait dengan akurasi pemantauan kesehatan, Apple telah memperbarui sistem sensor jantung optik dan elektrik pada kedua perangkat tersebut. Dengan LED hijau yang lebih besar, jam tangan ini mampu mengukur detak jantung secara real-time setiap lima detik sepanjang hari.

"Apple Watch punya akurasi terbaik untuk heart rate sensing," klaim Deidre Caldbeck.

Selain itu, Apple memperkenalkan fitur Readiness yang berfungsi memberikan skor kesiapan fisik pengguna berdasarkan data aktivitas, beban latihan, hingga kualitas tidur. Fitur ini memberikan rekomendasi harian yang membantu pengguna dalam menentukan intensitas aktivitas fisik yang tepat setiap harinya.