TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) yang seharusnya menjadi ajang hiburan warga di Lapangan Cibunar, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi tegang. Pertandingan tersebut sempat diwarnai aksi saling bersitegang antar pendukung kedua tim yang berlaga di lapangan.
Insiden tersebut terjadi tepat pada momen krusial, yakni saat pertandingan memasuki babak final pada Minggu (30/8). Ketegangan antar suporter sempat memicu kekhawatiran warga sekitar akan adanya keributan yang lebih luas di lokasi acara.
Menanggapi situasi yang kurang kondusif tersebut, aparat gabungan dari kepolisian segera turun tangan ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil guna melerai pihak-pihak yang terlibat dan memastikan situasi kembali tenang serta terkendali.
"Memang benar telah terjadi peristiwa tersebut di babak final, namun kami pastikan tidak ada pihak yang menjadi korban kekerasan fisik atau pemukulan sama sekali," ujar Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik Hartono.
Dikutip dari media yang meliput peristiwa ini, aparat kepolisian segera melakukan mediasi intensif kepada para suporter yang terlibat perselisihan. Upaya ini dilakukan agar kedua belah pihak dapat berdamai dan tidak memperpanjang permasalahan setelah pertandingan berakhir.
Hingga saat ini, kondisi di Lapangan Cibunar dilaporkan telah kembali kondusif dan aman bagi masyarakat sekitar. Kehadiran pihak berwajib di lokasi terbukti efektif dalam meredam potensi gesekan yang lebih besar di area pertandingan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga sportivitas dalam setiap kegiatan olahraga. Menjaga ketertiban umum adalah tanggung jawab bersama agar acara warga tetap berjalan lancar dan menghibur.