TIMESINDONESIA.MY.ID - Keceriaan masa kecil berubah menjadi duka mendalam bagi sebuah keluarga di Ponorogo, Jawa Timur. Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun berinisial ER harus kehilangan nyawanya dalam sebuah insiden tragis.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban sedang menghabiskan waktu bermain petak umpet bersama ketiga temannya. Kegiatan yang seharusnya menyenangkan itu justru berakhir dengan musibah yang tidak terduga.
Korban diketahui berada di dekat sebuah bangunan kamar mandi yang sudah tidak lagi digunakan. Diduga kuat, tembok bangunan tersebut sudah dalam kondisi rapuh karena dimakan usia.
Saat korban mencoba mencari tempat persembunyian yang aman, secara tiba-tiba tembok tua tersebut runtuh. Material bangunan yang berat kemudian menimpa tubuh bocah tersebut hingga menyebabkan luka fatal.
Dikutip dari detikJatim, pihak kepolisian setempat telah menerima informasi terkait kejadian memilukan yang menimpa warga di wilayah hukum mereka tersebut.
"Memang benar kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya anak yang tertimpa runtuhan tembok. Tembok tersebut kondisinya sudah usang dan rusak," ujar Kanit Reskrim Polsek Bungkal, Aipda Hermansyah.
Pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk memastikan kronologi perkara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur penanganan insiden di lapangan.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain. Terutama di area yang memiliki bangunan tua atau struktur yang tidak lagi terawat.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera merobohkan bangunan yang dinilai membahayakan lingkungan sekitar. Hal ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.