TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kecelakaan tragis menimpa seorang warga bernama Een Suhaeni (50). Korban diketahui merupakan warga Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (6/9/2026). Korban meninggal dunia setelah terserempet Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi-Bogor hingga terperosok ke dalam jurang.

Lokasi kejadian berada di lintasan kereta api Km 40+700, tepatnya di petak jalan antara Cisaat dan Cibadak. Area tersebut berada persis di dekat jembatan penyeberangan di Kampung Kamandoran.

Dikutip dari detikJabar, insiden ini bermula saat KA Pangrango sedang dalam perjalanan dari Stasiun Sukabumi menuju Stasiun Bogor. Kereta tersebut melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi wilayah Karangtengah.

"Peristiwa itu bermula saat KA Pangrango berangkat dari Stasiun Sukabumi menuju Stasiun Bogor," ujar Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.

Pada saat bersamaan, korban berada di sekitar area jalur rel kereta api. Diduga kuat, korban sedang berupaya mengambil air bersih di sekitar lokasi tanpa menyadari adanya jadwal perjalanan kereta.

"Saat kereta tengah melaju kencang melintasi wilayah Karangtengah menuju Stasiun Cibadak, korban diketahui berada di area jalur rel. Korban diduga tengah mengambil air bersih dan tidak menyadari jadwal perjalanan kereta yang hendak lewat," kata Daeng Sutisna.

Akibat benturan yang cukup keras, korban terserempet hingga jatuh ke jurang di pinggir perlintasan. Kedalaman jurang di titik lokasi kejadian tersebut diperkirakan mencapai 15 meter.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi warga sekitar perlintasan kereta api untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Pihak otoritas terkait terus mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di area yang membahayakan nyawa.