TIMESINDONESIA.MY.ID - Partai Demokrat memberikan tanggapan resmi terkait manuver politik yang dilakukan oleh tiga mantan kadernya. Ketiga sosok tersebut diketahui memutuskan untuk bergabung dengan Partai Nasdem.
Dikutip dari Kompas.com, perpindahan ini menarik perhatian publik karena alasan yang disampaikan oleh para mantan kader tersebut. Mereka menyebutkan bahwa keputusan keluar dari Demokrat didasari oleh ketidaknyamanan terhadap beban mahar politik.
Tiga orang yang dimaksud dalam kabar tersebut adalah mantan Sekretaris DPD Jawa Barat, Wawan Setiawan. Selain itu, terdapat nama mantan anggota DPRD Jabar dari Fraksi Demokrat, Toto Purwanto dan Achdar Sudrajat.
Terkait isu yang beredar, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, memberikan klarifikasi langsung. Ia menegaskan bahwa ketiga mantan kader tersebut sebenarnya sudah tidak aktif di internal partai sejak lama.
Herman Khaeron bahkan mengungkapkan bahwa sebagian dari mereka telah berpindah ke partai lain sebelum akhirnya memutuskan berlabuh ke Nasdem. Hal ini disampaikan Herman saat dihubungi pada Senin (7/9/2026).
"Orang-orang ini sudah tidak aktif di Partai Demokrat sejak pemilu yang lalu, bahkan ada yang sudah pindah dan menjadi pengurus di partai lain, sekarang ternyata pindah lagi ke partai ini," ujar Herman Khaeron.
Pernyataan ini menjadi penegasan dari pihak Partai Demokrat untuk meluruskan status keanggotaan ketiganya. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan publik maupun kader partai.
Dengan adanya keterangan ini, Partai Demokrat berharap polemik terkait perpindahan kader tersebut dapat segera mereda. Pihak partai saat ini tetap fokus pada agenda internal dan persiapan menghadapi tantangan politik ke depan.