TIMESINDONESIA.MY.ID - Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKKAM) dari Sumatera Barat telah menginisiasi sebuah gerakan kemanusiaan yang patut diapresiasi. Gerakan ini berfokus pada pengiriman bantuan pangan berupa makanan khas daerah.

Mereka tengah berupaya keras untuk menyiapkan sedikitnya lima ton rendang. Makanan ini dipersiapkan secara khusus untuk dikirimkan kepada para korban gempa bumi yang baru saja melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Inisiatif pengiriman rendang ini merupakan wujud nyata dari kepedulian mendalam masyarakat Sumatera Barat. Kepedulian tersebut ditujukan kepada sesama warga negara yang tengah tertimpa musibah alam di belahan bumi yang berbeda.

Donasi rendang yang disiapkan berasal dari berbagai sumber dan kalangan masyarakat. Hal ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat dalam membantu meringankan beban para korban bencana.

Dukungan tidak hanya datang dari masyarakat umum yang menyumbangkan bahan baku atau tenaga. Para pengusaha rendang lokal juga turut berkontribusi secara signifikan dalam gerakan kemanusiaan ini.

Proses pengumpulan donasi rendang ini ditargetkan dapat rampung dalam kurun waktu sepuluh hari ke depan. Target waktu yang relatif singkat ini menunjukkan keseriusan dan kecepatan respons dari LKKAM.

Kecepatan gerak ini sangat penting untuk segera memenuhi kebutuhan dasar para korban gempa yang mungkin mengalami kesulitan akses pangan pasca-bencana.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google