TIMESINDONESIA.MY.ID - Proses perceraian yang tengah dijalani oleh presenter kondang Ruben Onsu dan istrinya, Sarwendah, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kini memasuki babak yang cukup krusial. Persidangan tersebut tidak hanya berfokus pada isu hak asuh anak semata, tetapi juga memunculkan dinamika baru terkait transparansi finansial dan kesehatan.

Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, secara resmi mengajukan permintaan untuk melakukan audit terhadap nafkah anak yang selama ini telah diberikan secara rutin. Permintaan ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mendapatkan kejelasan mengenai penggunaan dana tersebut.

Tindakan ini pun menuai respons yang tidak kalah tegas dari pihak Sarwendah. Permintaan audit nafkah anak tersebut dinilai sebagai langkah yang tidak lazim dan menimbulkan reaksi keras dari pihak Sarwendah.

"Kami merasa permintaan audit nafkah anak itu tidak lazim," ujar kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).

Menanggapi permintaan audit nafkah anak yang diajukan oleh pihak Ruben Onsu, Sarwendah justru melontarkan tantangan balik. Ia menawarkan untuk melakukan audit kesehatan sebagai imbalannya.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, yang menegaskan bahwa kliennya siap untuk diaudit kesehatannya. Tawaran ini menunjukkan adanya upaya untuk menyeimbangkan tuntutan finansial dengan aspek kesehatan pribadi.

"Sarwendah siap diaudit kesehatannya," tegas Chris Sam Siwu.

Langkah ini diambil oleh Sarwendah sebagai respons atas permintaan audit yang diajukan oleh pihak Ruben. Ia ingin menunjukkan bahwa ada aspek lain yang juga perlu diperhatikan dalam proses perceraian ini.

Sebelumnya, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan niat kliennya untuk melakukan audit nafkah anak. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa dana yang diberikan benar-benar digunakan untuk kebutuhan anak-anak mereka.