TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah kebiasaan ringan yang kerap terabaikan dalam keseharian ternyata menyimpan potensi luar biasa untuk memperpanjang usia dan menjaga kesehatan jantung. Aktivitas sederhana ini kini menjadi fokus utama penelitian ilmiah terbaru yang menyoroti dampaknya terhadap sistem kardiovaskular.
Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of East Anglia (UEA) berkolaborasi dengan Norfolk and Norwich University Hospital ini berhasil mengidentifikasi korelasi kuat. Hubungan tersebut terjalin antara rutinnya seseorang melakukan aktivitas menaiki tangga dengan penurunan risiko kematian secara umum.
Temuan penting ini secara resmi dipublikasikan pada tanggal 13 Agustus 2025. Jurnal ilmiah bergengsi, American Journal of Cardiovascular Drugs, menjadi wadah penyebaran hasil penelitian yang berharga ini kepada khalayak luas.
Melalui analisis data yang mendalam, para peneliti menemukan fakta mengejutkan. Individu yang secara konsisten menyempatkan diri untuk menaiki tangga menunjukkan peluang 39 persen lebih rendah untuk meninggal dunia.
Angka penurunan risiko kematian tersebut secara spesifik berkaitan dengan penyakit kardiovaskular. Hal ini menegaskan efektivitas gerakan fisik yang terkesan sepele namun memiliki dampak kesehatan yang signifikan.
"Kami menemukan korelasi kuat antara aktivitas menaiki tangga dengan penurunan risiko kematian," demikian kutipan yang disampaikan oleh para peneliti dari University of East Anglia dan Norfolk and Norwich University Hospital.
Temuan ini memberikan bukti konkret bahwa gerakan sederhana seperti menaiki tangga dapat diintegrasikan dengan mudah ke dalam rutinitas harian tanpa memerlukan banyak waktu atau usaha ekstra.
"Individu yang rutin menaiki tangga memiliki peluang 39 persen lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular," demikian pernyataan yang dirilis berdasarkan analisis mendalam penelitian tersebut.
Dikutip dari TREN.HOTNEWS.ID, penelitian ini memberikan panduan praktis bagi masyarakat untuk meningkatkan kesehatan jantung mereka melalui tindakan pencegahan yang mudah diakses.