TIMESINDONESIA.MY.ID - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di tengah musim kemarau telah memicu respons sigap dari pemerintah. Presiden Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dalam menangani potensi bencana ini.

Langkah penanganan karhutla diminta untuk dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi. Instruksi ini dikeluarkan seiring dengan meningkatnya risiko kekeringan yang dipicu oleh fenomena El Nino.

Pemerintah mulai menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi El Nino ekstrem yang belakangan dikenal dengan sebutan "Godzilla". Upaya ini dilakukan untuk memitigasi dampak yang lebih parah terhadap lingkungan dan masyarakat.

Istilah "Godzilla" mencuat setelah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap potensi terjadinya kombinasi El Nino Southern Oscillation (ENSO) positif dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi ini diperkirakan dapat memperparah dampak kekeringan yang melanda Indonesia.

Sebutan El Nino "Godzilla" pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan NASA, Bill Patzert, pada tahun 2015. Tujuannya adalah untuk menggambarkan fenomena El Nino yang sangat kuat dan memiliki dampak luas terhadap iklim global.

"Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di tengah musim kemarau membuat Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajarannya bergerak cepat," demikian kutipan dari artikel asli.

Presiden Prabowo Subianto meminta agar penanganan karhutla dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi. Hal ini penting mengingat meningkatnya risiko kekeringan akibat fenomena El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga September atau Oktober 2026.

BRIN sendiri telah mengungkap potensi terjadinya kombinasi El Nino Southern Oscillation (ENSO) positif dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi ini yang kemudian disebut berpotensi memperparah dampak kekeringan di Indonesia.

Istilah El Nino "Godzilla" pertama kali diperkenalkan ilmuwan NASA Bill Patzert pada tahun 2015. Ia menggunakan sebutan tersebut untuk menggambarkan fenomena El Nino yang sangat kuat dan berdampak luas terhadap iklim global.