TIMESINDONESIA.MY.ID - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh saat ini tengah memacu pembangunan dinding penahan tanah di Desa Siongal-Ongal, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis dalam meningkatkan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, proyek ini difokuskan untuk mengamankan jalur vital yang menghubungkan Gayo Lues, Aceh Tenggara, hingga ke Medan, Sumatera Utara. Jalur ini merupakan akses krusial bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik kebutuhan pokok.

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik di lapangan telah mencapai 40 persen dari target keseluruhan. Pemerintah menargetkan pengerjaan infrastruktur pengamanan jalan ini dapat rampung sepenuhnya pada Oktober 2026 mendatang.

Penguatan struktur badan jalan menjadi prioritas utama guna meminimalisir risiko kerusakan akibat bencana alam. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap ancaman longsor, erosi tanah, serta luapan air yang sering terjadi saat curah hujan meningkat.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google