TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kebakaran yang cukup besar terjadi di gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, yang berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa ini menarik perhatian serius dari pihak kepolisian.

Api dilaporkan melalap enam lantai dari gedung tersebut, menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan mengenai penyebabnya. Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 8 Agustus 2026.

Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat telah mengambil langkah cepat dengan mulai melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Fokus utama pemeriksaan adalah mereka yang memiliki informasi terkait peristiwa kebakaran ini.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa sepuluh orang saksi yang dianggap mengetahui kronologi awal mula api membesar di gedung Bapenda DKI. Informasi dari para saksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas mengenai kejadian tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini di lokasi kejadian. Ia mengonfirmasi jumlah saksi yang telah dimintai keterangan.

"Tentu kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang, namun hal ini kami masih mengutamakan keterangan-keterangan dan pelaksanaan untuk memadaman di lapangan," ujar Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung.

Penyelidikan tidak berhenti pada sepuluh saksi awal. Polisi berencana untuk memperluas pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang relevan.

Termasuk di antaranya adalah para pegawai Bapenda DKI Jakarta yang beraktivitas di gedung tersebut. Keterangan mereka sangat penting untuk melengkapi informasi yang ada.

Secara paralel, tim teknis dari Puslabfor Bareskrim Polri juga telah diterjunkan ke lokasi. Tugas mereka adalah menginvestigasi titik awal mula api muncul.