TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kebakaran hutan dilaporkan terjadi di kawasan Gunung Andong, yang terletak di Kabupaten Magelang. Peristiwa ini menyebabkan sebagian besar area hutan di gunung tersebut terbakar.

Luas total lahan yang terdampak oleh api diperkirakan mencapai 3,67 hektare. Angka ini menunjukkan skala signifikan dari kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Laporan awal diterima sekitar pukul 12.00 WIB, ketika warga melihat adanya kepulan asap yang membubung dari kawasan gunung.

"Akhirnya kami koordinasi dengan teman-teman semua lembaga, MPA (Masyarakat Peduli Api) atau Perhutani sama warga sekitar. Jadi kami langsung koordinasi, langsung naik (memadamkan)," ujar Sururi, salah satu pengelola Basecamp Gunung Andong via Temu Kidul.

Pernyataan Sururi tersebut disampaikan kepada awak media di posko Dusun Temu Kidul. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera melakukan langkah-langkah koordinasi.

Koordinasi tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA) dan perwakilan dari Perhutani. Warga sekitar juga turut serta dalam upaya penanganan.

"Jadi kami langsung koordinasi, langsung naik (memadamkan)," tambah Sururi, menegaskan kecepatan respons yang dilakukan oleh tim gabungan.

Upaya pemadaman langsung dilakukan setelah koordinasi terbentuk. Tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi titik api untuk segera melakukan penanganan.

Kebakaran hutan di Gunung Andong ini menjadi perhatian karena dampaknya terhadap lingkungan. Luas lahan yang terbakar menunjukkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran hutan.