TIMESINDONESIA.MY.ID - Peristiwa mengejutkan terjadi di wilayah Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat, di mana seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bogor dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane. Kejadian ini diduga bermula saat korban melintasi sebuah jembatan penghubung antar kelurahan.

ASN yang diketahui bernama Bayu Zulkarnain tersebut diduga kehilangan keseimbangan ketika berada di atas jembatan yang disebut memiliki kondisi cukup curam. Insiden ini sontak menimbulkan kekhawatiran dan perhatian dari pihak kepolisian setempat.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2026. Jembatan yang menjadi titik kejadian ini merupakan jalur alternatif vital yang menghubungkan Kelurahan Cipaku dengan Kelurahan Pamoyanan.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Ihin Solihin, memberikan keterangan mengenai kondisi jembatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jembatan itu memiliki karakteristik jalan yang cukup curam, terutama saat dilintasi dari arah Cipaku menuju Pamoyanan.

"Jembatan penghubung antara Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan. Jalan alternatif tersebut cukup curam terutama dari arah Cipaku ke Pamoyanan," ujar Kompol Ihin Solihin saat dihubungi wartawan.

Lebih lanjut, Kompol Ihin Solihin juga menyoroti kapasitas jembatan yang sangat terbatas. Kondisi ini mengharuskan para pengguna jalan untuk saling bergantian saat melintas, bahkan untuk kendaraan sekecil sepeda motor.

"Di jembatannya harus bergantian cukup satu sepeda motor saat melintas jembatan tersebut," tambah Kompol Ihin Solihin.

Kondisi jembatan yang sempit dan curam ini menjadi perhatian serius setelah insiden yang dialami oleh ASN tersebut, menimbulkan pertanyaan mengenai aspek keselamatan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi pasti jatuhnya ASN tersebut ke Sungai Cisadane.