TIMESINDONESIA.MY.ID - Duka mendalam menyelimuti Pemerintah Kota Bogor dan keluarga besar Bayu Zulkarnain, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini dilaporkan hanyut di Sungai Cisadane. Kejadian ini menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi rekan kerja dan kerabatnya.

Peristiwa tragis ini diduga terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Cipaku, Bogor Selatan. Bayu Zulkarnain, yang sedang dalam perjalanan pulang kerja, dilaporkan terjatuh dari sebuah jembatan yang memiliki kontur curam di atas Sungai Cisadane.

Bayu Zulkarnain diketahui merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Beliau sehari-hari bekerja di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah.

"Pulang kerja. Kebetulan pegawai ASN Pemkot Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah," demikian keterangan mengenai status pekerjaan korban yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor.

Informasi ini dihimpun oleh redaksi detikcom pada hari Sabtu, tanggal 15 Agustus 2026. Kejadian ini pertama kali dilaporkan dan menjadi perhatian publik.

Menurut keterangan dari Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, korban tengah melintasi jembatan di atas Sungai Cisadane saat insiden nahas tersebut terjadi. Waktu kejadian adalah sekitar pukul 19.00 WIB.

"Pulang kerja. Kebetulan pegawai ASN Pemkot Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah," ujar Dimas Tiko Prahadisasongko, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, saat dihubungi.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Cipaku, Bogor Selatan. Lokasi tersebut merupakan rute yang kerap dilalui oleh Bayu Zulkarnain sepulang dari tempat kerjanya.

Upaya pencarian terhadap Bayu Zulkarnain segera dilakukan oleh tim gabungan. Namun, hingga berita ini diturunkan, keberadaannya masih belum diketahui.