TIMESINDONESIA.MY.ID - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah berhasil mengungkap sebuah jaringan judi online berskala internasional yang beroperasi di bawah nama situs Ujangbet. Pengungkapan ini mengindikasikan adanya aktivitas ilegal yang signifikan dengan total transaksi yang mencapai angka fantastis.

"Pelaku mengoperasionalkan situs ataupun web judi online dengan nama ujangbet," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, pada Jumat (14/8/2026). Pernyataan ini menegaskan identitas dari jaringan yang berhasil dibongkar oleh aparat kepolisian.

Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh tim penyidik, diketahui bahwa server utama situs judi online tersebut berlokasi di Kamboja. Lokasi server di luar negeri ini menjadi salah satu tantangan dalam penegakan hukum terhadap kejahatan siber.

"Di mana berdasarkan hasil penelusuran dan pendalaman dari tim penyidik diketahui server-nya berada di Kamboja," jelas Brigjen Pol. Wira Satya Triputra saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri. Ia menambahkan bahwa penentuan lokasi server menjadi krusial dalam mengungkap jaringan ini.

Operasi penindakan terhadap jaringan ini dilakukan secara serentak di delapan lokasi yang berbeda. Tindakan tegas ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas praktik judi online yang meresahkan masyarakat.

Lokasi penindakan meliputi beberapa wilayah strategis di Indonesia, termasuk Grogol Petamburan dan Jakarta Barat, Kabupaten Tangerang, Pekanbaru, Medan, serta Batam. Penyebaran lokasi ini mencerminkan jangkauan operasional dari sindikat yang berhasil diungkap.

Brigjen Pol. Wira Satya Triputra menerangkan bahwa meskipun server berada di luar negeri, pelaksanaan operasional jaringan judi online tersebut dijalankan oleh pelaku yang berdomisili di Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya koordinasi antara pihak di dalam dan luar negeri.

"Wira menerangkan, jaringan tersebut dijalankan oleh pelaku yang berada di Indonesia," sebut Brigjen Pol. Wira Satya Triputra. Penjelasan ini menguraikan lebih lanjut bagaimana sindikat tersebut beroperasi secara terorganisir.

Dikutip dari Kompas.com, total transaksi yang berhasil dicatat dari operasional situs Ujangbet ini menembus angka Rp 890 miliar. Angka tersebut menggambarkan besarnya skala bisnis ilegal yang dijalankan oleh jaringan ini.