TIMESINDONESIA.MY.ID - Momen bersejarah tercipta di Gedung Nusantara II DPR/MPR RI, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026) ketika Citra Nur Ramadhani (10), siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 67 Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), menjadi sorotan utama. Dengan balutan baju Bodo khas Sulawesi Selatan yang dihiasi pernak-pernik, senyum kebahagiaan terpancar dari wajahnya.
Peristiwa yang dialami Citra sungguh emosional dan tak terlupakan. Ia berkesempatan menyaksikan langsung Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang dihadiri para petinggi negara.
Lebih dari sekadar menjadi penonton, Citra mendapatkan kehormatan istimewa. Namanya secara khusus disebut oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan seluruh pejabat yang hadir. Kejadian ini memicu haru dan kebahagiaan mendalam dalam diri anak yang sebelumnya menghadapi masa depan penuh ketidakpastian.
Citra mengungkapkan rasa senangnya yang luar biasa karena dapat bertemu langsung dengan Presiden. Ia merasa sangat bahagia atas momen yang tak terduga tersebut.
"Senang banget karena barusan ketemu Bapak Presiden," ujar Citra dengan mata berbinar.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden, serta harapan agar Presiden selalu dalam keadaan sehat. Citra juga berjanji akan menjadi pribadi yang kuat di masa depan.
"Terima kasih, Bapak Presiden. Pak Presiden sehat-sehat ya. Tunggu saya dewasa nanti pakai sabuk hitam," ucap Citra dalam siaran pers yang diterima Kompas.co pada Jumat (14/8/2026).
Kisah Citra ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan yang merata dan kesempatan yang diberikan dapat mengubah nasib seseorang. Dari seorang penjual kacang keliling, ia kini merasakan kebanggaan luar biasa di tingkat nasional.
Perjalanan hidup Citra yang penuh perjuangan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa latar belakang sederhana bukanlah halangan untuk meraih cita-cita tertinggi.