TIMESINDONESIA.MY.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan apresiasi terhadap pidato kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pidato tersebut memaparkan berbagai capaian pemerintah yang dinilai signifikan.
Namun, Deni Wicaksono mengingatkan agar angka-angka keberhasilan yang dipaparkan tidak menjadi satu-satunya tolok ukur. Ia menekankan pentingnya melihat lebih dalam terhadap dampak nyata dari capaian tersebut di tengah masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan Deni Wicaksono usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jatim. Rapat paripurna ini diselenggarakan khusus untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.
Acara tersebut berlangsung di Gedung DPRD Jatim pada hari Jumat, 14 Agustus 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi para wakil rakyat untuk menyerap informasi langsung dari pucuk pimpinan negara.
"Secara angka memang luar biasa kalau kita lihat dan saksikan bersama tadi," ujar Deni Wicaksono, merujuk pada data yang disajikan dalam pidato kenegaraan.
Ia menambahkan, "Tapi kita perlu juga melihat kondisi real di lapangan." Pernyataan ini menggarisbawahi perlunya tinjauan yang lebih komprehensif.
Hal ini disampaikan Deni dalam keterangan tertulisnya pada hari yang sama, Jumat (14/8/2026). Keterangan tersebut memperjelas pandangannya mengenai evaluasi pembangunan.
Perhatian Deni Wicaksono terhadap dampak sosial dari pembangunan sejalan dengan aspirasi masyarakat. Ia mendorong agar kebijakan yang ada benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dikutip dari sumber berita, Deni Wicaksono berharap agar capaian pemerintah tidak hanya terpaku pada statistik, melainkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.