TIMESINDONESIA.MY.ID - Pagi ini, kabar duka menyelimuti jagat musik Indonesia dengan berpulangnya Trisno, sosok yang dikenal sebagai bassis dari grup musik legendaris PAS Band. Kepergiannya menandai akhir dari babak perjalanan musikalnya di dunia.

Jenazah almarhum Trisno telah diterima oleh bumi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Bandung. Pemakaman ini menjadi momen perpisahan terakhir yang penuh dengan nuansa haru bagi banyak pihak.

Prosesi pemakaman dilaksanakan pada pagi hari, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh emosional. Kehadiran keluarga besar almarhum, para sahabat sesama musisi, serta penggemar setia PAS Band menjadi saksi bisu penghormatan terakhir.

Almarhum Trisno diketahui menghembuskan napas terakhirnya di usia yang belum disebutkan secara rinci dalam sumber asli. Kepergiannya mendadak meninggalkan luka mendalam bagi rekan-rekan seperjuangannya di PAS Band.

PAS Band telah bertahun-tahun membangun karir musik bersama, menciptakan karya-karya yang mewarnai industri musik Indonesia. Ikatan persahabatan dan profesionalisme yang terjalin kuat kini harus terpisah oleh maut.

"Kabar duka menyelimuti dunia musik Tanah Air pagi ini dengan dimakamkannya almarhum Trisno, bassis dari grup musik PAS Band," demikian kutipan dari sumber asli berita.

"Jenazah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Bandung, menandai akhir perjalanan musikalnya di dunia," lanjut kutipan tersebut.

"Prosesi pemakaman berlangsung pada pagi hari, menghadirkan suasana khidmat dan penuh haru," demikian narasi yang disampaikan dalam pemberitaan awal.

"Keluarga besar almarhum, para sahabat musisi, serta penggemar setia PAS Band turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir," tambahnya.