TIMESINDONESIA.MY.ID - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dilaporkan kembali mengalami erupsi. Fenomena alam ini berdampak pada sejumlah wilayah di sekitar lokasi kejadian.
Menanggapi situasi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera memberikan tanggapan resmi. Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh operasional perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman dan terkendali.
Dikutip dari Antara, pihak perusahaan menegaskan bahwa operasional kereta api tidak terganggu oleh aktivitas vulkanik tersebut. Keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama bagi pihak pengelola transportasi publik ini.
"KAI memiliki sistem manajemen keselamatan yang menjadi pedoman dalam menjalankan seluruh operasional perjalanan kereta api," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Pihak KAI menyatakan bahwa mereka memiliki protokol ketat dalam menghadapi kondisi darurat. Sistem ini dirancang untuk menjaga keberlangsungan layanan meski terjadi gangguan lingkungan di wilayah operasional.
Selain sistem manajemen, koordinasi intensif terus dilakukan oleh pihak perusahaan. Mereka bekerja sama dengan berbagai unit internal serta otoritas terkait untuk memantau situasi secara berkala.
"Setiap kondisi yang berpotensi mempengaruhi perjalanan pelanggan terus dipantau dan dievaluasi melalui koordinasi antarunit serta pihak berwenang," kata Anne Purba.
Langkah mitigasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keamanan penumpang. Hingga saat ini, belum ada perubahan jadwal atau pembatalan perjalanan akibat dampak erupsi tersebut.
Masyarakat dan pengguna jasa layanan kereta api diimbau untuk tetap tenang. Pihak KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini jika terdapat perubahan situasi di lapangan.