TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah getaran kuat yang cukup terasa telah melanda wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kejadian ini dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai gempa bumi.

Gempa yang terjadi ini memiliki kekuatan magnitudo 4,8. Skala ini menunjukkan bahwa guncangan yang dirasakan cukup signifikan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa.

Pusat dari gempa ini dilaporkan berada di laut. Lokasinya spesifiknya adalah 39 kilometer ke arah utara dari Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Kedalaman gempa ini tercatat pada 11 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman yang relatif dangkal ini seringkali menjadi faktor penyebab guncangan terasa lebih kuat di permukaan.

Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 19 Agustus tahun 2026. Waktu kejadian ini menjadi catatan penting bagi analisis seismik di wilayah tersebut.

"Kedalaman: 11 Km dirasakan," demikian informasi yang disampaikan oleh BMKG melalui platform media sosial X pada hari Rabu tersebut.

Dikutip dari BMKG, gempa ini dipastikan berpusat di laut dengan jarak 39 km utara Mbay, Nagekeo. Pernyataan ini menggarisbawahi lokasi geografis kejadian.

BMKG juga memberikan informasi mengenai kedalaman gempa yang mencapai 11 kilometer. Informasi ini sangat krusial untuk memahami potensi dampak dan analisis teknis dari peristiwa gempa ini.

Informasi mengenai gempa ini pertama kali diumumkan oleh BMKG melalui akun resmi mereka di X pada hari Rabu, 19 Agustus 2026.