TIMESINDONESIA.MY.ID - Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah mengumumkan perubahan penting dalam struktur pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di parlemen.

Pergantian ini mencakup posisi strategis di salah satu komisi penting di DPR RI, yang menjadi sorotan publik.

Salah satu rotasi yang dilakukan adalah pergantian pimpinan di Komisi II DPR RI. Posisi Wakil Ketua Komisi II yang sebelumnya diemban oleh Zulfikar Arse Sadikin kini beralih kepada Agun Gunandjar Sudarsa.

Perubahan ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI, M Sarmuji. Beliau membenarkan adanya pergantian tersebut.

"Iya benar (Arse digantikan Agun)," ujar Ketua Fraksi Golkar DPR, M Sarmuji, kepada awak media pada hari Selasa, 18 Agustus 2026.

Keputusan ini merupakan bagian dari dinamika internal partai berlambang pohon beringin tersebut dalam mengelola sumber daya kadernya di lembaga legislatif.

Pergantian pimpinan di AKD seperti Komisi II DPR ini kerap dilakukan untuk penyegaran, evaluasi kinerja, atau penyesuaian strategi politik partai.

Komisi II DPR RI sendiri memiliki ruang lingkup kerja yang mencakup berbagai bidang krusial, seperti pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, kementerian dalam negeri, kementerian aparatur negara dan reformasi birokrasi, serta kementerian luar negeri.

Penunjukan Agun Gunandjar Sudarsa untuk posisi Wakil Ketua Komisi II ini diharapkan dapat membawa perspektif dan kontribusi baru dalam pembahasan berbagai isu di komisi tersebut.