TIMESINDONESIA.MY.ID - Perhelatan Grammy Awards, ajang penghargaan musik paling bergengsi di dunia, kini dikabarkan tengah melakukan peninjauan ulang mendalam terhadap kategori yang didedikasikan untuk musik Asia.

Langkah ini muncul sebagai respons terhadap dinamika industri musik global, terutama setelah grup fenomenal asal Korea Selatan, BTS, memutuskan untuk tidak mengajukan karya mereka dalam nominasi Grammy Awards tahun ini.

Keputusan grup K-Pop papan atas tersebut untuk absen dari nominasi Grammy tahun ini telah memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan di kalangan penggemar serta pengamat industri musik.

Perubahan yang diusulkan ini secara spesifik mencakup evaluasi ulang terhadap struktur dan relevansi kategori musik Asia yang ada saat ini.

Tujuan utama dari reformasi ini adalah untuk memastikan bahwa kategori tersebut dapat secara akurat mencerminkan keberagaman dan pesatnya pertumbuhan industri musik di seluruh benua Asia.

Hal ini diharapkan dapat memberikan pengakuan yang lebih tepat bagi talenta-talenta musik Asia yang semakin mendunia.

"Sebuah pergerakan signifikan tengah terjadi di balik layar penghargaan musik paling prestisius di dunia, Grammy Awards," demikian tertulis dalam laporan TREND.HOTNEWS.ID.

"Kabar terbaru mengindikasikan adanya rencana reformasi terhadap kategori musik Asia, sebuah langkah yang diduga kuat dipicu oleh absennya nama besar K-Pop, BTS, dalam gelaran nominasi tahun ini," lanjut laporan tersebut.

"Langkah ini muncul setelah grup fenomenal asal Korea Selatan, BTS, memutuskan untuk tidak mengajukan karyanya dalam kompetisi Grammy Awards mendatang," tambah laporan itu.