TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah benda mencurigakan yang ternyata merupakan granat aktif ditemukan oleh seorang pemulung di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Polda Metro Jaya segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi benda berbahaya tersebut. Tindakan cepat ini diambil untuk memastikan keamanan warga sekitar.
Peristiwa ini berawal ketika seorang pemulung menemukan benda yang tidak dikenal saat beraktivitas di wilayah tersebut. Benda tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Polsek Tambun Selatan.
"Informasi awal diterima setelah seorang pemulung melihat benda mencurigakan, kemudian dilaporkan warga ke Polsek Tambun Selatan," ujar Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti kepada detikcom.
Granat tersebut ditemukan pada Senin malam, 17 Agustus 2026. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera bertindak cepat untuk mengamankan area penemuan.
Petugas langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga mendekat ke tempat kejadian perkara (TKP) demi menjaga keselamatan.
"Petugas langsung memasang garis polisi dan mengimbau warga untuk menjauhi lokasi penemuan sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP)," jelas Kompol Wuryanti.
Tindakan pengamanan dan evakuasi oleh Tim Jibom Polda Metro Jaya dilakukan untuk menetralisir potensi bahaya dari granat aktif tersebut. Proses ini berjalan dengan prosedur keamanan yang ketat.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap benda-benda yang ditemukan di lingkungan sekitar. Pelaporan yang cepat kepada pihak berwenang sangat krusial dalam penanganan situasi seperti ini.