TIMESINDONESIA.MY.ID - Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Mozza yang kini tengah dirundung kecemasan mendalam. Mereka menggelar doa bersama dan tahlilan sebagai bentuk ikhtiar batin di tengah ketidakpastian nasib anggota keluarga mereka yang hilang.

Penemuan kerangka manusia yang terbungkus dalam karung di kawasan Tol Semarang telah memicu perhatian publik. Pihak keluarga berharap agar temuan tragis tersebut tidak memiliki kaitan dengan sosok Mozza yang hingga kini belum ditemukan keberadaannya.

Dikutip dari Tribun Jateng, pihak keluarga tetap berpegang teguh pada harapan bahwa Mozza masih dalam kondisi selamat. Mereka terus memanjatkan doa agar musibah besar tidak menimpa orang yang mereka cintai tersebut.

"Kami terus melakukan tahlilan setiap malam dengan harapan yang terbaik bagi Mozza," ujar salah satu anggota keluarga.

Keluarga menyadari bahwa proses identifikasi oleh pihak kepolisian memerlukan waktu yang cukup panjang. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh prosedur hukum dan medis yang ditetapkan oleh pihak berwenang.

"Kami hanya bisa berserah diri kepada Tuhan dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak kepolisian," kata perwakilan keluarga.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman forensik terhadap kerangka tersebut. Tim ahli sedang bekerja keras mencocokkan data temuan di lapangan dengan laporan orang hilang yang masuk ke kepolisian.

Pihak keluarga pun menegaskan bahwa mereka akan segera memberikan informasi lebih lanjut jika sudah ada kepastian dari pihak rumah sakit maupun kepolisian. Mereka meminta doa dari masyarakat agar proses pencarian ini segera menemukan titik terang.

"Kami sangat berharap identitas kerangka itu bukanlah anggota keluarga kami," ungkap salah satu kerabat yang hadir dalam acara tahlilan.