TIMESINDONESIA.MY.ID - Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI)-XCII telah disiapkan oleh TNI AD untuk dikirim ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal ini tidak hanya berfungsi sebagai pengangkut bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan medis yang signifikan.

Tujuan utama pengiriman kapal ini adalah untuk memberikan dukungan logistik dan medis kepada masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur. Keberadaan kapal ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabencana.

Kapal ADRI-XCII dilengkapi dengan fasilitas rumah sakit darurat. Fasilitas ini mencakup ruang perawatan yang memadai untuk memberikan pelayanan medis kepada korban.

Di atas kapal tersebut, terdapat tim medis yang siap siaga. Tim ini terdiri dari dua orang dokter dan delapan tenaga medis lainnya yang akan memberikan perawatan kepada pasien.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan kesiapan kapal ini. Ia menyatakan, "Di sini (di kapal) juga ada fasilitas rumah sakit dan ada 2 dokter beserta 8 tenaga medis yang ada di kapal."

Kapal ini memiliki kapasitas tempat tidur yang cukup untuk berbagai kebutuhan medis. Terdapat delapan buah tempat tidur pasien dan 66 tempat tidur untuk layanan rawat jalan.

Jenderal Maruli juga menambahkan bahwa TNI AD telah menyiapkan tenaga medis tambahan di lokasi bencana. Tenaga medis ini akan bekerja sama dengan tim yang berasal dari Jakarta.

"Ya, jadi di sana sebetulnya kita sudah punya dokter. Di sana dari rumah sakit dari Kodam juga sudah mengirimkan dokter dan juga petugas kesehatan," ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Kapal ADRI-XCII dilepas pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, menandai dimulainya misi kemanusiaan ini. Keberangkatan kapal ini disambut dengan harapan besar dari masyarakat setempat.