TIMESINDONESIA.MY.ID - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara langsung memantau penyaluran bantuan untuk para korban gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan vital masyarakat yang terdampak telah tersalurkan dengan baik.

Sebanyak 247,66 ton bantuan logistik telah berhasil dikirimkan oleh Polri ke berbagai lokasi di NTT. Jumlah ini mencakup berbagai macam kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi dan warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak sendiri dalam peninjauan ini. Beliau didampingi oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, yang akrab disapa Titiek Soeharto. Keduanya bersama-sama mengunjungi sejumlah titik pengungsian dan area yang terdampak langsung oleh bencana alam tersebut.

Kunjungan ini difokuskan di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, dua wilayah yang diketahui mengalami dampak signifikan dari gempa. Tujuan utamanya adalah untuk melihat secara langsung kondisi terkini para korban dan infrastruktur yang rusak.

Dalam tinjauannya, Kapolri menyatakan bahwa sebagian besar lokasi pengungsian warga kini sudah dapat dijangkau oleh tim bantuan. Hal ini menandakan bahwa akses logistik dan tim penolong mulai membaik seiring waktu.

"Saat ini sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan ini mencerminkan perkembangan positif dalam upaya penjangkauan korban.

Kapolri menambahkan bahwa kolaborasi antarlembaga terus ditingkatkan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan optimal. Seluruh unsur terkait telah berbagi tugas dalam mendatangi titik-titik pengungsian.

"Kami bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dikutip dari Antara, kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam gempa bumi di NTT.