TIMESINDONESIA.MY.ID - Masyarakat di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, kini harus menghadapi tantangan baru dalam aktivitas sehari-hari mereka. Setelah sempat bergelut dengan masalah kabut asap, warga setempat kini mengeluhkan durasi pemadaman listrik yang cukup panjang.

Gangguan pasokan listrik ini terjadi pada Rabu (2/9/2026) di sejumlah perumahan yang berlokasi di kawasan Jalan Yuzura. Pemadaman tersebut mulai dirasakan warga sejak pukul 09.30 WIB hingga sore hari.

Dikutip dari Kompas.com, pihak PLN menyatakan bahwa penghentian aliran listrik sementara ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan. Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, pemadaman direncanakan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Warga setempat pun menyatakan kekecewaan mereka karena pemadaman listrik ini dianggap terjadi terlalu sering. Mereka merasa durasi yang diterapkan oleh pihak penyedia layanan terlalu lama untuk aktivitas harian.

"Di perumahan kami hampir setiap hari listrik padam. Kemarin sore padam, pagi ini padam lagi. Kalau alasan pemeliharaan jaringan, masa iya tiap sebentar rusak jaringannya," ujar Citra, salah seorang warga Rimbo Panjang.

Selain durasi yang lama, warga juga mengeluhkan kondisi cuaca yang membuat suasana rumah menjadi sangat gerah saat listrik mati. Ketidaknyamanan ini dirasakan oleh banyak warga yang tinggal di kawasan Jalan Yuzura tersebut.

Pihak PLN diharapkan dapat memberikan solusi terbaik agar pemeliharaan jaringan tidak berdampak signifikan terhadap kenyamanan masyarakat. Komunikasi yang lebih baik mengenai jadwal pemeliharaan sangat dinantikan oleh warga agar mereka bisa mempersiapkan diri lebih matang.

Hingga saat ini, warga Desa Rimbo Panjang masih terus memantau perkembangan situasi kelistrikan di wilayah mereka. Mereka berharap agar kendala teknis pada jaringan dapat segera teratasi secara permanen dan tidak berulang kembali.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google