TIMESINDONESIA.MY.ID - Situasi lalu lintas di sekitar Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur dilaporkan mengalami kemacetan parah pada malam hari ini, Jumat (14/8/2026). Kondisi ini menimbulkan hambatan signifikan bagi para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Kemacetan yang terjadi tidak hanya terbatas pada jalan arteri di sekitar Buperta Cibubur. Dampaknya terasa hingga ke pintu keluar Tol Jagorawi, menyebabkan antrean kendaraan yang cukup panjang.
Kondisi ini menjadi perhatian petugas lalu lintas. "Ini terjadi kemacetan di arterinya ya," ujar petugas call center NTMC Polri, Firman, saat dihubungi pada Jumat (14/8/2026) pukul 20.51 WIB.
Petugas tersebut menjelaskan bahwa kemacetan ini memengaruhi dua arah lalu lintas yang berbeda. "Ini yang mengarah ke arah Jonggol ataupun sebaliknya yang mengarah ke Cibubur," tambahnya.
Akibat tingginya volume kendaraan yang menumpuk di area Buperta Cibubur, kendaraan yang ingin keluar dari Tol Jagorawi mengalami keterlambatan. Hal ini menunjukkan bagaimana kepadatan di satu titik dapat merambat dan mempengaruhi sistem lalu lintas yang lebih luas.
Penyebab utama kemacetan ini adalah lonjakan volume kendaraan yang terpantau di kawasan Buperta Cibubur. Faktor-faktor seperti aktivitas malam hari atau acara khusus di area tersebut kemungkinan berkontribusi pada kepadatan ini.
Situasi ini membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para pengendara yang akan melintas. Disarankan untuk mencari rute alternatif jika memungkinkan atau bersabar dalam menghadapi kondisi lalu lintas yang padat.
Informasi mengenai kemacetan ini penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan di area Cibubur dan sekitarnya pada malam ini. Pengendara dihimbau untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini.
Dikutip dari sumber berita asli, petugas NTMC Polri memberikan keterangan mengenai situasi ini. "Ini terjadi kemacetan di arterinya ya. Ini yang mengarah ke arah Jonggol ataupun sebaliknya yang mengarah ke Cibubur," ujar petugas call center NTMC Polri, Firman.