TIMESINDONESIA.MY.ID - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI secara resmi memulai rangkaian proses pemeriksaan keuangan bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Agenda ini diawali dengan pelaksanaan Entry Meeting Pemeriksaan Semester II Tahun 2026 di Jakarta.
Dikutip dari Kompas.com, langkah tersebut diambil sebagai upaya strategis untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh tata kelola keuangan di lingkungan kementerian. Proses pemeriksaan ini melibatkan seluruh satuan kerja (satker) yang berada di bawah naungan Kemenhaj.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen instansi dalam menjaga integritas. Pihaknya memandang audit bukan sekadar rutinitas administratif belaka.
"Bagi kami, audit BPK RI bukan sekadar formalitas, melainkan sarana evaluasi berkelanjutan untuk menyempurnakan tata kelola keuangan sekaligus meningkatkan mutu layanan kepada jemaah," ujar Teguh.
Dalam kesempatan tersebut, Teguh memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran di setiap unit kerja. Seluruh staf diminta untuk memberikan dukungan penuh agar proses audit berjalan dengan lancar dan efisien.
"Saya instruksikan seluruh jajaran bersikap kooperatif dan transparan. Sampaikan dokumen serta data yang diminta secara cepat dan akurat, serta tunjuk narahubung (Liaison Officer) di setiap unit agar koordinasi berjalan lancar," tegas Teguh.
Teguh menambahkan bahwa penunjukan narahubung di setiap unit menjadi krusial untuk mempercepat pertukaran informasi. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis selama tim auditor BPK melakukan pemeriksaan di lapangan.
Pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung sesuai dengan agenda semester II tahun 2026. Melalui kolaborasi ini, Kemenhaj berharap dapat memperbaiki sistem pelayanan haji yang lebih profesional bagi masyarakat.
Diharapkan pula, seluruh data yang diperlukan oleh tim BPK dapat disajikan dengan akurat oleh setiap satuan kerja terkait. Kepatuhan terhadap prosedur audit menjadi prioritas utama bagi seluruh jajaran kementerian saat ini.