TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kurang menyenangkan terjadi di tengah penyelenggaraan turnamen bola voli di Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Seorang pria diduga melakukan tindakan pelecehan dengan merekam bagian dalam rok seorang penonton wanita.
Aksi yang dilakukan pelaku tersebut diketahui oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Akibatnya, massa yang merasa geram dengan perilaku tidak terpuji tersebut langsung menghakimi pelaku di tempat.
Peristiwa ini sempat menyita perhatian publik setelah video pengeroyokan tersebut beredar luas di tengah masyarakat. Hingga saat ini, suasana di lokasi turnamen pun sempat diwarnai ketegangan akibat tindakan pria tersebut.
Dikutip dari detikjateng, pihak kepolisian melalui Kapolsek Larangan, Kompol Suryantono, telah memberikan tanggapan resmi terkait insiden pengeroyokan yang menimpa pria tersebut. Beliau memastikan bahwa pihak kepolisian sudah menerima informasi mengenai peristiwa yang terjadi di Desa Pamulihan itu.
"Kami sudah mengetahui peristiwa itu, kami juga sedang mencari tahu kebenarannya seperti apa. Sampai saat ini belum ada yang melapor," ujar Kompol Suryantono.
Meski aksi pengeroyokan tersebut telah terjadi, pihak Polsek Larangan menegaskan bahwa hingga Rabu (9/9/2026), belum ada pihak yang datang untuk membuat pengaduan resmi. Baik korban pelecehan maupun saksi di lokasi belum memberikan keterangan secara formal kepada petugas.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemantauan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan fakta di lapangan. Langkah ini diambil guna mengetahui kronologi kejadian yang sebenarnya sebelum mengambil tindakan hukum lebih lanjut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak main hakim sendiri jika menemukan tindakan yang melanggar hukum. Segala bentuk pelanggaran sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak berwajib agar dapat diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku.