TIMESINDONESIA.MY.ID - Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah proaktif dalam penanganan dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan pangan dalam jumlah besar telah disalurkan untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah tersebut.

Sebanyak 30 ton beras reguler dan 5.500 paket sembako menjadi prioritas utama yang didistribusikan oleh Kemensos. Bantuan ini ditujukan secara khusus kepada enam kabupaten di NTT yang mengalami kerusakan signifikan akibat gempa.

Selain bantuan pangan pokok, Kemensos juga mengoperasikan dapur umum di lokasi-lokasi terdampak. Keberadaan dapur umum ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat selama masa tanggap darurat berlangsung.

Upaya penanganan tidak berhenti pada distribusi logistik semata. Kemensos juga mengirimkan berbagai jenis logistik kedaruratan lainnya untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban gempa.

Untuk memperkuat kapasitas penanganan, Kementerian Sosial juga menambah kekuatan personel di lapangan. Penambahan jumlah petugas ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menegaskan komitmen penuh lembaganya dalam merespons bencana ini. Seluruh sumber daya yang dimiliki Kemensos dikerahkan demi menjamin kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

"Seluruh sumber daya Kemensos digerakkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat," ujar Agus Jabo Priyono. Pernyataan ini menekankan keseriusan dan kesigapan Kemensos dalam menghadapi situasi krisis.

Dikutip dari sumber terpercaya, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan pemulihan pasca gempa yang sedang gencar dilakukan oleh pemerintah. Fokus utama adalah pada pemenuhan kebutuhan pangan dan dukungan logistik.

Operasional dapur umum dan penambahan personel menjadi bukti nyata bahwa Kemensos tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga hadir secara fisik untuk memberikan dukungan langsung kepada para korban gempa di NTT.