TIMESINDONESIA.MY.ID - Masyarakat Indonesia yang berkeinginan menyaksikan langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, kini menghadapi batas waktu pendaftaran. Minggu, 9 Agustus 2026, merupakan hari terakhir kesempatan untuk mendaftar sebagai undangan.

Sebelumnya, proses pendaftaran undangan untuk acara kenegaraan ini telah dibuka dalam periode 5 hingga 7 Agustus 2026. Antusiasme yang luar biasa dari masyarakat menjadi alasan utama adanya perpanjangan waktu pendaftaran.

Menanggapi tingginya minat publik, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran. Kesempatan "war tiket" kembali dibuka selama dua hari tambahan, yaitu pada tanggal 8 dan 9 Agustus 2026.

Pemerintah secara resmi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk hadir secara langsung pada upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Acara puncak ini dijadwalkan akan diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta.

Upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada hari Senin, 17 Agustus 2026. Tanggal ini merupakan momen penting bagi seluruh bangsa Indonesia.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui akun Instagram resminya, @kemensetneg.ri, mengingatkan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini. "Jangan sampai terlewat lagi! Pasang pengingat, siapkan data diri, dan pastikan koneksi internetmu stabil," demikian bunyi keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip pada Minggu (9/8/2026).

Pesan tersebut menekankan pentingnya persiapan matang bagi calon peserta yang ingin mendaftar. Kesiapan data diri dan koneksi internet yang stabil menjadi kunci agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Kesempatan untuk hadir di Istana Merdeka pada perayaan kemerdekaan negara merupakan momen yang sangat dinantikan oleh banyak warga. Hal ini menunjukkan tingginya rasa cinta tanah air dan keinginan untuk berpartisipasi dalam momen bersejarah.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (9/8/2026), bahwa pendaftaran ini merupakan upaya pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam perayaan HUT RI. Hal ini menjadi wujud transparansi dan keterbukaan dalam penyelenggaraan acara kenegaraan.