TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah potongan video yang membahas mengenai potensi percepatan pemilu belakangan ini menarik perhatian publik di media sosial. Video tersebut menampilkan Budi Arie Setiadi yang sedang memberikan pandangannya dalam sebuah forum diskusi.

Peristiwa tersebut terjadi dalam sebuah pertemuan bersama relawan dengan Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo, pada Senin (24/8/2026). Dikutip dari Kompas.com, Budi Arie akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait isi dari video yang beredar luas tersebut.

Budi Arie menegaskan bahwa pernyataan yang ia sampaikan dalam forum tersebut merupakan bentuk analisis pribadi. Ia menilai bahwa pembahasan mengenai situasi nasional merupakan hal yang wajar dilakukan dalam setiap organisasi.

"Saya sampaikan ini kita juga harus bersiap seandainya ada sesuatu, bukan kita berkehendak loh. Dan itu normal dalam setiap organisasi, perkiraan keadaan, mapping, berdiskusi soal situasi nasional," ujar Budi Arie.

Dalam penjelasannya di podcast Gaspol Kompas.com pada Rabu (26/8/2026), ia menekankan bahwa diskusi tersebut hanyalah bagian dari pemetaan situasi. Ia ingin meluruskan persepsi publik agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai maksud pernyataannya.

Lebih lanjut, Budi Arie secara tegas menepis anggapan bahwa diskusinya tersebut berkaitan dengan upaya makar terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Ia memastikan bahwa tidak ada niatan untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum atau mengancam stabilitas negara.

"Budi Arie menegaskan, pernyataannya itu bukan upaya makar dari pemerintahan Prabowo Subianto," kata Budi Arie.

Melalui klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat memahami konteks pembicaraan yang sebenarnya. Budi Arie ingin memastikan bahwa kegiatan yang ia lakukan bersama relawan tetap berada dalam koridor diskusi politik yang sehat.

Dikutip dari Kompas.com, langkah klarifikasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas beredarnya potongan video tersebut. Ia pun mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi yang tidak akurat.