TIMESINDONESIA.MY.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah gencar melakukan penggeledahan di dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengajuan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Fokus utama dari serangkaian penggeledahan ini adalah untuk menelusuri lebih dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Upaya ini merupakan pengembangan dari perkara korupsi yang sebelumnya telah ditangani oleh lembaga antirasuah tersebut.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan keterangan mengenai alasan di balik perluasan penyidikan ini. Ia menjelaskan bahwa tim penyidik telah menemukan indikasi adanya penerimaan-penerimaan lain yang diduga diterima oleh pihak penyelenggara negara di lingkungan KPP Madya Banjarmasin.

Penerimaan-penerimaan yang dimaksud berkaitan erat dengan proses-proses perpajakan yang dijalankan oleh para wajib pajak di wilayah tersebut. Temuan awal ini mengindikasikan adanya aliran dana yang tidak semestinya.

"Penyidik kemudian membutuhkan alat bukti tambahan untuk nantinya menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka," ujar Budi Prasetyo kepada awak media. Pernyataan ini menegaskan bahwa penggeledahan ini bertujuan untuk memperkuat dasar penetapan tersangka.

Penggeledahan yang dilakukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur ini merupakan strategi KPK untuk mencari dan mengamankan barang bukti yang relevan. Bukti-bukti tersebut krusial untuk membuktikan adanya unsur pencucian uang.

Proses penyidikan ini menunjukkan keseriusan KPK dalam membongkar praktik korupsi yang melibatkan suap dalam urusan perpajakan. Penelusuran TPPU menjadi langkah lanjutan untuk memastikan aset hasil korupsi dapat dipulihkan.

"Penyidik kemudian membutuhkan alat bukti tambahan untuk nantinya menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka," kata Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

KPK terus berupaya membangun konstruksi hukum yang kuat melalui pengumpulan bukti yang komprehensif. Penggeledahan di berbagai lokasi ini diharapkan dapat mengungkap jaringan serta aliran dana yang lebih luas.