TIMESINDONESIA.MY.ID - Presiden kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, baru-baru ini menyuarakan keprihatinannya terhadap sejumlah isu krusial yang dihadapi masyarakat. Perhatiannya tertuju pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), masalah stunting, hingga tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi.

Dalam sebuah kesempatan, Megawati mengaku telah menyampaikan pandangannya langsung kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto terkait program MBG. Ia mengamati bahwa menu yang disajikan dalam program tersebut cenderung monoton dan kurang variatif.

Menurut Megawati, potensi kuliner Indonesia yang kaya dapat dimanfaatkan untuk membuat menu MBG menjadi lebih menarik dan bergizi. Ia berpendapat bahwa kekayaan daerah dapat diintegrasikan ke dalam program tersebut.

"Ini saya bilang pada Pak Prabowo urusan MBG, saya bilang sebagai Ibu lho. Saya sama beliau itu temanan sudah zaman dulu. Mas, makanannya saya lihat kok itu-itu saja toh yo. Lho mbok ya kan daerah kita ini macam-macam ya, mbok ya ada rendang sekali-kali," ujar Megawati, mengutip dari kanal YouTube BPIP.

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat menghadiri acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II: Masa Reses dan Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan (BPUPK) 10 s.d. 17 Juli 1945. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin (10/8/2026).

Megawati menyoroti potensi besar generasi muda terdidik yang belum terserap pasar kerja. Ia mengkhawatirkan angka satu juta orang pintar yang saat ini dilaporkan menganggur.

Isu pengangguran intelektual ini menjadi perhatian serius bagi Megawati, mengingat pentingnya pemanfaatan sumber daya manusia berkualitas untuk kemajuan bangsa. Solusi kreatif diperlukan agar lulusan perguruan tinggi dapat berkontribusi optimal.

Dikutip dari kanal YouTube BPIP, Megawati menyampaikan pandangannya mengenai menu Makan Bergizi Gratis kepada Presiden terpilih. "Saya bilang pada Pak Prabowo urusan MBG, saya bilang sebagai Ibu lho. Saya sama beliau itu temanan sudah zaman dulu. Mas, makanannya saya lihat kok itu-itu saja toh yo. Lho mbok ya kan daerah kita ini macam-macam ya, mbok ya ada rendang sekali-kali," kata Megawati.

Acara yang menjadi panggung penyampaian pandangan Megawati ini adalah Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin, 10 Agustus 2026.