TIMESINDONESIA.MY.ID - Langkah modernisasi tata kelola perpajakan nasional melalui pembaruan teknologi informasi kian menunjukkan perkembangan yang nyata. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi memberikan apresiasi khusus kepada perusahaan teknologi LG CNS atas kontribusi strategisnya dalam pembangunan sistem Coretax.
Dikutip dari Infotren.id, apresiasi tersebut menjadi wujud nyata pengakuan atas kemitraan strategis dalam merancang serta mengimplementasikan sistem administrasi perpajakan yang terpadu. Keberadaan sistem baru ini diposisikan sebagai pilar penting bagi otoritas dalam mengoptimalkan layanan publik di era transformasi digital.
Seremoni penyerahan piagam penghargaan tersebut dilangsungkan di kantor pusat DJP, Jakarta. Momentum penting bagi perkembangan infrastruktur digital perpajakan ini berlangsung pada 11 September 2026 dengan dihadiri oleh jajaran petinggi dari kedua belah pihak.
Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan komitmen kuat antara regulator perpajakan nasional dan penyedia solusi teknologi kelas dunia. Kolaborasi lintas sektor tersebut dibangun demi mewujudkan sistem tata kelola keuangan negara yang lebih adaptif, efisien, dan transparan.
Dari jajaran otoritas fiskal nasional, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto hadir secara langsung untuk memberikan piagam penghargaan tersebut. Kegiatan serah terima apresiasi ini turut disaksikan oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Iwan Djuniardi yang mendampingi jalannya agenda formal tersebut.
Sementara itu, pihak pengembang teknologi diwakili oleh Senior Vice President sekaligus Head of Digital Business Unit LG CNS, Kim Hong-geun. Kehadiran perwakilan korporasi internasional ini mempertegas peran aktif penyedia teknologi dalam menyukseskan agenda reformasi perpajakan di Indonesia.
Penerapan sistem administrasi perpajakan Coretax ini berfokus pada penguatan otomasi proses bisnis serta perluasan kemudahan akses layanan bagi para wajib pajak. Pembangunan arsitektur digital yang matang diharapkan sanggup menjawab kompleksitas transaksi ekonomi masa kini dan masa depan.
Melalui sinergi teknologi informasi yang andal, pemerintah optimis bahwa akuntabilitas dan efektivitas penerimaan negara dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Langkah pembaruan sistem ini sekaligus menjadi bukti bahwa adopsi keahlian teknologi global mampu mengakselerasi kualitas birokrasi perpajakan di tanah air.