TIMESINDONESIA.MY.ID - Pernahkah Anda mendengar bunyi letupan kecil atau hentakan saat beranjak berdiri dari tempat duduk? Sensasi yang sering kali terdengar seperti 'krek' atau 'klik' ini acap kali datang secara tiba-tiba dan menimbulkan rasa risih hingga kecemasan mendalam bagi seseorang.
Fenomena munculnya suara pada persendian lutut saat tubuh beraktivitas sebenarnya merupakan pengalaman yang sangat lazim dialami oleh banyak orang. Kendati kerap memicu rasa khawatir akan adanya kerusakan sendi, kondisi ini tidak selalu mengindikasikan adanya gangguan medis atau penyakit serius pada tubuh.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, penjelasan mendalam mengenai kondisi fisiologis persendian ini dipaparkan langsung oleh seorang pakar kesehatan tulang internasional. Informasi ini diberikan agar masyarakat dapat memahami kondisi tubuh mereka secara lebih jernih dan tenang.
Dokter yang menyampaikan edukasi medis tersebut adalah dr Rohit Puri, seorang Spesialis Orthopedi yang mempraktikkan keahliannya di Apollo Hospitals Jayanagar, India. Beliau membagikan sudut pandang klinisnya mengenai faktor utama yang menjadi pemicu timbulnya bunyi pada persendian tersebut.
Suara gesekan atau ketukan pada lutut ini umumnya baru disadari ketika seseorang sedang melakukan serangkaian aktivitas fisik sehari-hari. Momen-momen sederhana dalam rutinitas harian sering kali menjadi pemicu utama terdengarnya bunyi unik tersebut.
Salah satu momen yang paling sering memicu timbulnya bunyi ini adalah ketika seseorang beranjak berdiri setelah berpose duduk dalam waktu yang lumayan lama. Perubahan posisi tubuh yang mendadak menyebabkan peregangan pada struktur di sekitar sendi lutut.
Selain saat berdiri, pergerakan fisik lain seperti melangkah ketika menaiki anak tangga juga kerap menimbulkan getaran suara pada area lutut. Beban tubuh yang menumpu pada sendi saat menanjak membuat interaksi antar jaringan sendi menjadi lebih terasa.
Gerakan berjongkok juga menjadi salah satu posisi tubuh yang paling sering memunculkan sensasi bunyi gesekan tersebut. Tekanan ekstra yang diterima oleh tempurung lutut saat berjongkok memicu pelepasan gelembung udara atau pergeseran alami tendon.
"Suara atau gesekan yang muncul pada area lutut saat tubuh beraktivitas sebenarnya merupakan kondisi fisiologis yang wajar dan tidak selalu menandakan adanya penyakit parah," kata dr Rohit Puri.