TIMESINDONESIA.MY.ID - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon secara resmi meluncurkan lima jilid pertama dari seri buku bertajuk "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global". Acara peluncuran tersebut diselenggarakan pada Senin (31/8/2026) di Jakarta.
Dikutip dari Kompas.com, peluncuran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perjalanan panjang peradaban Nusantara. Buku ini dirancang untuk memetakan fondasi sejarah bangsa dari berbagai dimensi.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon memaparkan bahwa jilid pertama buku ini memfokuskan pembahasan pada era "Akar Peradaban Nusantara". Fokus utamanya adalah menelaah fondasi biologis, ekologis, sosial, serta kultural sebelum bangsa ini berinteraksi intensif dengan pihak luar.
"Pada Jilid Pertama, pembaca akan diajak untuk memahami fondasi biologis, ekologis, sosial, dan kultural yang menjadi akar peradaban Nusantara sebelum adanya perjumpaan intensif dengan pengaruh luar," ujar Fadli Zon.
Memasuki pembahasan jilid berikutnya, buku ini menyoroti bagaimana Nusantara menjadi bagian dari peta perdagangan dan interaksi global. Periode ini menjadi masa penting dalam pembentukan karakter masyarakat Indonesia yang majemuk.
"Jilid 2, Nusantara dalam Jaringan Global. Ini perjumpaan budaya dengan India, Tiongkok, dan Persia yang ketika pada masanya itu sangat berpengaruh dan merupakan imperium-imperium besar," kata Fadli Zon.
Lebih lanjut, Fadli menjelaskan bahwa jilid kedua menyajikan analisis mengenai proses akulturasi budaya yang terjadi di masa lalu. Pembaca dapat menyelami bagaimana jaringan ekonomi yang terbuka terbentuk melalui interaksi tersebut.
"Pada Jilid Kedua tersebut, pembaca dapat menyelami dan menelisik perjumpaan budaya dan pembentukan jaringan ekonomi yang plural dan terbuka," ungkap Fadli Zon.
Pada jilid ketiga, fokus pembahasan beralih pada pengaruh Timur Tengah dalam sejarah maritim Nusantara. Bagian ini mengulas bagaimana komunitas muslim dan hukum Islam memperkuat identitas multikultural bangsa.