TIMESINDONESIA.MY.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) baru saja mengajukan usulan penambahan anggaran yang cukup signifikan untuk tahun fiskal 2027. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis dalam mengakselerasi berbagai program prioritas nasional di sektor pendidikan.

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI. Pertemuan tersebut berlangsung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (31/8/2026).

Dalam pemaparannya, Abdul Mu'ti merinci bahwa tambahan dana yang diajukan mencapai angka Rp 157,76 triliun. Anggaran ini ditargetkan untuk mendanai berbagai kebutuhan krusial, termasuk rencana revitalisasi terhadap 100 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Dikutip dari sumber berita terkait, saat ini pagu anggaran yang telah ditetapkan untuk Kemendikdasmen pada tahun 2027 adalah sebesar Rp 61,10 triliun. Angka tersebut dianggap belum mencukupi untuk menopang seluruh agenda transformasi pendidikan yang telah direncanakan kementerian.

"Kemendikdasmen secara resmi mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 157,76 triliun untuk dukungan berbagai program prioritas nasional dan kementerian," ujar Abdul Mu'ti.

Pengajuan tambahan anggaran ini mencerminkan ambisi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan secara masif. Revitalisasi 100 ribu sekolah menjadi poin sentral dalam proposal tersebut guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi siswa.

Komisi X DPR RI kini tengah menelaah usulan tersebut untuk melihat sejauh mana urgensi dari program yang ditawarkan. Proses pembahasan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai alokasi dana yang akan digunakan demi kemajuan dunia pendidikan nasional.

Kehadiran Abdul Mu'ti dalam rapat kerja tersebut menegaskan komitmen kementerian dalam mengawal implementasi kebijakan pendidikan ke depan. Transparansi anggaran menjadi kunci agar setiap rupiah yang diajukan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Pemerintah berharap agar usulan ini dapat disetujui guna memastikan target-target pendidikan nasional dapat tercapai tepat waktu pada 2027 mendatang. Sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif sangat diperlukan dalam merumuskan postur anggaran yang tepat sasaran.