TIMESINDONESIA.MY.ID - Fenomena umum yang kerap dialami banyak orang adalah ditemukannya sisa cabai yang terselip di sela-sela gigi setelah menyantap hidangan pedas. Kondisi ini seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman yang mengganggu.
Secara medis, sisa makanan yang tersangkut di antara gigi dikenal dengan istilah food impaction atau impaksi makanan. Dalam percakapan sehari-hari, situasi ini lebih akrab disebut dengan "selilitan".
Terjadinya impaksi makanan, termasuk serpihan cabai, biasanya disebabkan oleh potongan makanan yang terdorong dan terjepit di area interdental saat proses mengunyah berlangsung.
Fenomena ini sering terjadi setelah mengonsumsi makanan pedas yang mengandung potongan cabai kecil. Ukuran dan tekstur cabai yang khas membuatnya rentan tersangkut di celah gigi yang sempit.
"Secara medis, sisa makanan yang tersangkut di antara gigi dikenal dengan istilah food impaction atau impaksi makanan," demikian penjelasan yang disampaikan.
Lebih lanjut, pernyataan tersebut menambahkan bahwa dalam percakapan sehari-hari, situasi ini lebih akrab disebut dengan "selilitan".
"Terjadinya impaksi makanan, termasuk serpihan cabai, biasanya disebabkan oleh potongan makanan yang terdorong dan terjepit di area interdental saat proses mengunyah berlangsung," ujar narasumber.
Untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat impaksi makanan, disarankan untuk menggunakan benang gigi (dental floss) atau sikat interdental. Alat-alat ini dapat membantu membersihkan sisa makanan yang tersangkut secara efektif.